Kerajinan Vas Bunga: Mahasiswa Pendidikan Matematika UINSU Ajak Ibu-Ibu Desa Sendang Rejo Kreatif Memanfaatkan Barang Bekas

Mengasah Kreativitas dan Keterampilan Warga melalui Kerajinan Tangan Bernilai Guna

Sendang Rejo — Barang bekas yang ada di sekitar rumah sering kali berakhir menjadi sampah. Padahal, dengan sentuhan kreativitas, bahan-bahan tersebut dapat diolah menjadi kerajinan yang indah dan bermanfaat. Semangat inilah yang diangkat dalam kegiatan membuat kerajinan vas bunga di Desa Sendang Rejo, Kecamatan Binjai, Kabupaten Langkat.

Kegiatan ini dilaksanakan pada Kamis, 23 Juli 2026, sebagai bagian dari rangkaian Pengabdian kepada Masyarakat (PEMA) Mandiri mahasiswa Program Studi Pendidikan Matematika Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) Stambuk 2024 yang mengusung tema “Humanity 5.0: Menebar Empati, Menanam Aksi, Membangun Negeri”. Para peserta, yang terdiri dari ibu-ibu desa, diajak membuat vas bunga dari bahan-bahan bekas yang dipadukan dengan peralatan kerajinan sederhana.

Selama kegiatan berlangsung, mahasiswa mendampingi peserta pada setiap tahap pembuatan, mulai dari menyiapkan bahan, merangkai, hingga memberi sentuhan akhir agar hasil karya tampil menarik. Suasana kebersamaan terlihat ketika peserta saling berbagi ide dan mencoba berbagai bentuk rangkaian sesuai kreativitas masing-masing.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya memperkenalkan keterampilan baru, tetapi juga menanamkan pesan tentang pentingnya memanfaatkan kembali barang yang masih dapat digunakan. Hasil kerajinan dapat dimanfaatkan untuk mempercantik rumah dan berpotensi dikembangkan sebagai kegiatan yang bernilai tambah bagi warga.

Kegiatan ini menjadi wujud nyata peran mahasiswa dalam menghadirkan manfaat bagi masyarakat melalui kreativitas. Diharapkan keterampilan yang diperoleh dapat terus dikembangkan oleh warga Desa Sendang Rejo, sekaligus menumbuhkan kebiasaan memanfaatkan barang bekas secara lebih bijak.