Mengasah Kreativitas Warga melalui Kerajinan Tangan yang Berpeluang Menambah Penghasilan
Tebing Tanjung Selamat — Kerajinan tangan sederhana dapat menjadi peluang usaha rumahan jika dikembangkan dengan kreativitas. Semangat itulah yang diangkat melalui program kerja ekonomi “Membuat Gantungan Kunci dari Tali Kur”, yang dilaksanakan mahasiswa Program Studi Pendidikan Matematika Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) dalam rangkaian Pengabdian kepada Masyarakat (PEMA) Mandiri di Desa Tebing Tanjung Selamat, Kecamatan Padang Tualang, Kabupaten Langkat.
Kegiatan ini berlangsung pada Selasa malam, 14 Juli 2026, setelah salat Magrib berjamaah dan kegiatan mengajar mengaji di Masjid Al-Muttaqin. Warga yang hadir diajak merangkai tali kur menjadi gantungan kunci dengan bimbingan para mahasiswa. Suasana kegiatan berlangsung hangat dan penuh kebersamaan, dengan peserta saling membantu dan berbagi ide dalam menciptakan bentuk gantungan kunci.


Program ini bertujuan melatih keterampilan dan kreativitas masyarakat. Hasil kerajinan juga berpotensi dijual sebagai produk suvenir sehingga dapat menambah penghasilan warga. Bahan yang mudah diperoleh dan teknik yang relatif mudah dipelajari menjadikan kerajinan ini peluang usaha rumahan dengan modal yang terjangkau.
Pada hari yang sama, posko PEMA juga mendapat kunjungan dari Bapak Kepala Dusun yang menyempatkan diri berbincang bersama tim mahasiswa. Kunjungan ini menjadi wujud dukungan perangkat dusun terhadap rangkaian kegiatan pengabdian yang dijalankan.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa berharap warga Desa Tebing Tanjung Selamat dapat memproduksi kerajinan tangan secara mandiri dan mengembangkannya sebagai produk khas desa, sehingga dapat menambah penghasilan keluarga.



