Kabut Asap Selimuti Medan, UINSU Alihkan Perkuliahan ke Daring 16–23 Oktober 2026

Ketua Prodi Pendidikan Matematika Himbau Mahasiswa Tetap Disiplin Belajar dan Jaga Kesehatan

Medan — Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) Medan memberlakukan penyesuaian pelaksanaan perkuliahan dari tatap muka menjadi daring (online) mulai 16 sampai 23 Oktober 2026. Kebijakan ini diambil sebagai langkah menjaga keselamatan dan kesehatan sivitas akademika di tengah kabut asap akibat kebakaran hutan.

Ketentuan tersebut tertuang dalam surat Nomor B-528/Un.11/WR.I/B.II.1/PP.00.9/10/2026 tertanggal 15 Oktober 2026 hal Penyesuaian Perkuliahan Secara Daring (Online). Surat ditujukan kepada Direktur Pascasarjana dan para Dekan Fakultas, serta ditandatangani secara elektronik oleh Wakil Rektor Bidang Akademik, Prof. Dr. H. Azhari Akmal Tarigan, M.Ag.,

Dalam surat tersebut, universitas mempertimbangkan kabut asap yang berdampak pada kualitas udara di wilayah Medan, Deli Serdang, dan sekitarnya, serta potensi risiko kesehatan dan gangguan mobilitas akibat menurunnya jarak pandang.

Sejumlah ketentuan yang ditetapkan antara lain:

  1. Seluruh perkuliahan tatap muka dialihkan menjadi daring pada 16–23 Oktober 2026.
  2. Dosen melaksanakan perkuliahan melalui platform pembelajaran yang digunakan fakultas atau program studi masing-masing.
  3. Mahasiswa wajib mengikuti perkuliahan sesuai jadwal, dengan tetap memperhatikan ketentuan kehadiran, tugas, dan evaluasi pembelajaran.
  4. Direktur Pascasarjana, Dekan, Ketua Program Studi, dan unit terkait melakukan pemantauan dan koordinasi agar kegiatan akademik berjalan efektif.
  5. Pelayanan akademik tetap berjalan dengan memaksimalkan layanan berbasis digital.
  6. Warga kampus diminta menggunakan masker yang sesuai dan memperhatikan protokol kesehatan, terutama saat beraktivitas di luar ruangan atau berada di wilayah terdampak kabut asap.
  7. Setelah 23 Oktober 2026, perkuliahan mengikuti ketentuan yang berlaku berdasarkan hasil evaluasi dan pemberitahuan resmi pimpinan universitas.

Menanggapi kebijakan ini, Ketua Program Studi Pendidikan Matematika, Tanti Jumaisyaroh Siregar, M.Pd., mengajak mahasiswa untuk tetap menjalankan perkuliahan dengan penuh tanggung jawab.

“Kebijakan ini diambil demi keselamatan dan kesehatan kita bersama. Saya berpesan kepada seluruh mahasiswa Pendidikan Matematika agar tetap disiplin mengikuti perkuliahan daring sesuai jadwal, mengerjakan tugas dengan baik, serta menjaga kesehatan dengan menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan. Semoga kondisi udara segera membaik.”

Seluruh warga kampus juga diharapkan mengikuti informasi resmi mengenai kualitas udara dan mengutamakan keselamatan dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.