Menghadirkan Ruang Belajar yang Inspiratif untuk Meningkatkan Minat Baca dan Memperluas Pengetahuan Keagamaan Masyarakat
Desa Timbang Lawan, Kabupaten Langkat — Literasi merupakan salah satu fondasi penting dalam membangun masyarakat yang berpengetahuan. Tidak hanya berkaitan dengan kemampuan membaca, literasi juga menjadi sarana untuk memperluas wawasan, membangun karakter, dan menumbuhkan nilai-nilai positif dalam kehidupan sehari-hari.
Sebagai bentuk kontribusi nyata kepada masyarakat, mahasiswa Program Studi Pendidikan Matematika Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat melalui pembuatan Pojok Literasi Keagamaan di Desa Timbang Lawan, Kabupaten Langkat.

Pojok Literasi Keagamaan dihadirkan sebagai ruang yang mendukung kegiatan membaca dan pengenalan berbagai bahan bacaan keagamaan. Keberadaan ruang literasi ini diharapkan dapat memudahkan masyarakat dalam memperoleh pengetahuan, memperluas pemahaman keagamaan, serta menumbuhkan kebiasaan membaca di lingkungan sekitar.
Pembuatan pojok literasi ini juga menjadi salah satu upaya untuk mendekatkan bahan bacaan kepada masyarakat melalui ruang yang dapat dimanfaatkan untuk kegiatan belajar secara mandiri. Dengan tersedianya bahan bacaan yang relevan, masyarakat diharapkan semakin terdorong untuk menjadikan membaca sebagai bagian dari aktivitas sehari-hari.
Selain mendukung peningkatan minat baca, kegiatan ini mencerminkan pentingnya kolaborasi antara mahasiswa dan masyarakat dalam membangun lingkungan belajar yang positif. Mahasiswa tidak hanya berkontribusi melalui pengetahuan akademik, tetapi juga melalui inisiatif yang dapat memberikan manfaat sosial dan edukatif bagi masyarakat.
Melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini, mahasiswa Pendidikan Matematika UINSU berharap Pojok Literasi Keagamaan dapat menjadi salah satu sarana untuk menumbuhkan budaya literasi, memperluas wawasan keagamaan, dan mendukung pembelajaran sepanjang hayat di Desa Timbang Lawan.




